Hasil Penelitian Filologi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
A.Objek
Konsep Mistik Islam Dalam Naskah Layang Sumekar, Karya R. Aryo Yamsul Imam Prawirodiningrat dalam skripsi karya Sidqi.
B.Pisau Analisis
Edisi naskah tunggal (codex uniques). Karena yang diteliti hanya satu naskah yaitu Naskah Layang Sumekar yang dikarang oleh R. Aryo Syamsul Imam Prawiradiningrat.
C.Hasil Penelitian naskah Layang Sumekar
Naskah berjudul Layang Sumekar. Ditemukan di Sumenep (Madura). Keadaan kertas masih baik, menggunakan kertas HVS kwarto 80 gram berwarna kuning asli. Kulit luar naskah ini menggunakan kertas buffalo warna hijau, ukuran 16×21cm, tebalnya ½ cm. Secara keseluruhan tiap-tiap halaman terdiri dari 13 baris.
Tulisan pada naskah menggunakan tulisan tangan yang menggunakan tinta warna hitam (essean). Penulis tidak begitu ahli menulis Arab (khat), serta bentuk tulisannya yang sangat tidak menunjkkan adanya konsistansi dalam menulis sehingga susah mengetahui dengan jelas tipe-tipe bentuk huruf sebagai ciri khas penulisannya. Mengenai bentuk tulisan dalam Layang Sumekar ada lima macam, yaitu Artati, Sinom, Kasmaran, Pangkur dan Kinanti.
Isi naskah mengandung pelajaran keagamaan, secara umum berisi nasehat kehidupan sejak lahir sampai akhir hayatnya. Penulisan dalam bentuk tembang (nyanyian) tentang ilmu pengetahuan lahir-batin, ilmu tentang budi luhur serta pedoman mengenai tingkah laku yang kesemuanya terbungkus dan didasrkan pada visi ajaran mistik.
A.Objek
Konsep Mistik Islam Dalam Naskah Layang Sumekar, Karya R. Aryo Yamsul Imam Prawirodiningrat dalam skripsi karya Sidqi.
B.Pisau Analisis
Edisi naskah tunggal (codex uniques). Karena yang diteliti hanya satu naskah yaitu Naskah Layang Sumekar yang dikarang oleh R. Aryo Syamsul Imam Prawiradiningrat.
C.Hasil Penelitian naskah Layang Sumekar
Naskah berjudul Layang Sumekar. Ditemukan di Sumenep (Madura). Keadaan kertas masih baik, menggunakan kertas HVS kwarto 80 gram berwarna kuning asli. Kulit luar naskah ini menggunakan kertas buffalo warna hijau, ukuran 16×21cm, tebalnya ½ cm. Secara keseluruhan tiap-tiap halaman terdiri dari 13 baris.
Tulisan pada naskah menggunakan tulisan tangan yang menggunakan tinta warna hitam (essean). Penulis tidak begitu ahli menulis Arab (khat), serta bentuk tulisannya yang sangat tidak menunjkkan adanya konsistansi dalam menulis sehingga susah mengetahui dengan jelas tipe-tipe bentuk huruf sebagai ciri khas penulisannya. Mengenai bentuk tulisan dalam Layang Sumekar ada lima macam, yaitu Artati, Sinom, Kasmaran, Pangkur dan Kinanti.
Isi naskah mengandung pelajaran keagamaan, secara umum berisi nasehat kehidupan sejak lahir sampai akhir hayatnya. Penulisan dalam bentuk tembang (nyanyian) tentang ilmu pengetahuan lahir-batin, ilmu tentang budi luhur serta pedoman mengenai tingkah laku yang kesemuanya terbungkus dan didasrkan pada visi ajaran mistik.
Comments
Post a Comment