Haus...
Butuh segelas cinta dari-Mu
Cinta hakiki yang telah Engkau janjikan pada_ku
Memohon dengan bersimpuh di telapak sajadah tua berdebu.
Justru Kau melebihkan permintaanku
Kau beri se_cawan besar berbahan emas dua puluh empat karat
Bertelekan intan-permata melapisi sisi luarnya
Rubi dan peros menempel di dalamnya.
Bukan hanya air cinta yang Kau Tuangkan pada cawan itu
Kau tambah dengan kolang-kaling kerinduan
Rumput laut kekhawatiran
Buah-buah kegundahan
Es batu ketidakjelasan
Dan satu sendok teh berisi kenikmatan tak terelakkan.
Tercampur menjadi satu rasa
Rasa keanehan
Yang belum pernah terbersit di pikiranku
Mengocok otak
Membuat sakau. (11-03-2011)
Comments
Post a Comment